Saat semua terasa membahagiakan..
Oleh hadirmu yang tak pernah terasa beku
Satu hal yang telah aku sadari
Aku terlanjur mencintaimu
Namun meski kucoba menghentikan aliran sungai yang bermuara kedasar samudera
Aku tetaplah cahaya yang redup terabaikan
Bukan cahaya terang yang menyilaukan
Yang mampu menerangimu dengan kehangatan
Tiada kuasa diriku selain menitikkan air mata dari seulas senyum palsu
Haruskah??aku pergi menjauh??
Menghentikan untaian cerita dari sekian lamanya
Menghapus semua memory yang terlihat adanya
Aku benci…
Mengingat ada cinta dalam khayal
Melihat ada dusta dalam kata yang tak terhitung berapa
Biarkan..
Bila aku benar-benar berhenti
Untuk mengenal cinta yang kutau takkan pasti
Dan berakhir,cukup sampai disini
Terlanjur Cinta – oleh Mosdalifah
Sepudi, Sumenep

0 komentar:

Posting Komentar

About

blogger anak tansa